Mojokerto – Wakil Bupati dr Muhammad Rizal Oktavian hadiri kirab budaya sedekah bumi di Desa Duyung Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, minggu (18/1/2026).
Giat kirab budaya sedekah bumi kali ini guna mensyukuri hasil bumi yang berada di Dusun Bantal, dengan mengusung tema “Ngresiki Dusun, Ngresiki Ati, Guyub Rukun, Aman, Makmur, Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur.
Juri Bambang Santoso, SE yang akrab disapa Julianto selaku Kepala Desa Duyung menyampaikan kepada awak media, acara sedekah bumi atau ruwah desa ini merupakan tradisi 3 tahun sekali yang digelar Desa Duyung merupakan rasa syukur kepada sang pencipta atas limpahan rahmatnya.
“Sedekah bumi ini terselenggara 8 RT yang berada di Dusun Bantal. Dimana masing – masing RT membawakan ancak atau gunungan sebanyak 2 dan dari desa membuat 2 ancak yang di bawa ke punden, dengan jumlah 18 ancak yang mengusung berbagai tema tiap RT tersebut,” kata Kades Duyung.
“Untuk Dusun Duyung sendiri acara sedekah bumi mengadakan pengajian serta tasyakuran tumpeng di dusun. Ruwah desa ini juga menyelenggarakan kebudayaan wayang kulit serta campur sari yang diselenggarakan di lapangan dekat kantor Desa Duyung,” jelasnya.
“Kegiatan ini bukan sekedar kegiatan tahunan melainkan menjaga warisan leluhur tradisi leluhur yang memiliki nilai uri – uri budaya, sosial, ekonomi dan spiritual bagi warga masyarakat khususnya anak cucu kita dan generasi penerus supaya memelihara budaya ini agar tidak terpengaruh budaya asing,” tutur Julianto Kades Duyung.
Hadir dalam acara Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian, Camat Trawas bersama jajaran muspika Kecamatan Trawas, Danramil bersama jajarannya, Kapolsek bersama jajarannya, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.
Antusias warga berbondong – bondong dari berbagai daerah mendatangi kegiatan sedekah bumi guna menyaksikan kemeriahan acara yang merupakan kemakmuran dan limpahan rejeki secara merata di Desa Duyung pada setiap RT nya. (her)









