Pelayanan Desa Watesnegoro Ngoro Viral di Medsos, Warga Ramai-ramai Mengeluh

Keterangan Foto : Kantor Pelayanan Desa Watesnegoro Ngoro 

Mojokerto – Pelayanan administrasi di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Keluhan tersebut awalnya diunggah oleh akun Facebook bernama RM di sebuah grup komunitas, yang kemudian memancing ratusan komentar dari warga lain yang merasakan hal serupa.

Dalam unggahannya, akun Fb RM menceritakan pengalaman kerabatnya yang kesulitan mengurus surat keterangan tidak mampu untuk keperluan perceraian di pengadilan. Warga tersebut mengaku harus menunggu berjam-jam karena alasan Kepala Desa atau pejabat berwenang belum hadir, bahkan hingga pukul 13.00 WIB.

“Masak jam kerja sampai jam 1 siang baru datang? Banyak yang mengeluh soal ini,” tulis akun tersebut, yang kemudian disambut banyak tanggapan dari warga lain di kolom komentar.

Banyak netizen yang turut berkomentar senada, mengaku juga pernah mengalami pelayanan yang lambat dan tidak sesuai jam kerja saat mengurus berbagai keperluan administrasi di kantor desa tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa masalah pelayanan di Desa Watesnegoro bukanlah kasus yang terisolasi, melainkan sudah menjadi keluhan umum masyarakat setempat.

Pemilik akun RM saat dihubungi wartawan mengatakan; Waktu itu saudara saya perempuan mintak surat keterangan miskin untuk ngurus perceraian ke pengadiilan agama Mojokerto, waktu ngurus ke Kantor Desa Watesnegoro adik saya mendapat pelayanan yang tidak semestinya, adik saya disuruh nunggu sampai jam 1, katanya pak Pj Kades tidak ada di tempat.
Dengan alasan kepala desa belum datang padahal surat keterangan itu sangat dibutuihkan saat itu, masak Pj Kades jam 1 baru darang ke Kantor Desa, itupun bukan hanya dialami adik saya aja tapi banyak yang mengeluh,” jelas RM.

Warga berharap, viralnya keluhan ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak pemerintah desa dan dinas terkait agar segera melakukan perbaikan, menegakkan disiplin jam kerja, dan memberikan pelayanan yang lebih prima serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (har).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *